Perlunya Pengenalan Ethical Hacking untuk Hacker
FunTechSec - Saat ini Hacking memiliki arti menyerang suatu sistem,
jaringan, dan aplikasi dengan cara mengkesploitasi kelemahan dari
hal-hal tersebut dengan maksud untuk mendapatkan hak akses atas data dan
sistem. Lalu apa bedanya dengan Ethical Hacking?
Ethical Hacking adalah penggunaan pengetahuan, skill/kemampuan,
tools/perangkat, dan teknik hacking untuk menunjukkan/mengeksploitasi
kelemahan suatu sistem dengan tujuan untuk keamanan yang lebih baik.
Memahami Terminologi Ethical Hacking
- Threat : Lingkungan atau situasi yang dapat mengakibatkan potensi penerobosoan keamanan.
- Exploit : Perangkat lunak yang memanfaatkan bug, kesalahan, atau kerentanan, yang menyebabkan akses tidak sah, eskalasi hak istimewa, atau penolakan layanan pada sistem komputer. Ada dua metode untuk mengklasifikasikan exploit.
- Remote Exploit : Bekerja melalui jaringan dan memanfaatkan kerentanan keamanan tanpa akses sebelumnya ke sistem yang rentan.
- Local Exploit : Membutuhkan akses sebelumnya ke sistem yang rentan untuk meningkatkan hak istimewa.
Exploit merupakan cara yang pasti untuk menerobos keamanan sistem TI melalui kerentanan.
- Vulnerability : Adanya cacat perangkat lunak, desain logika, atau kesalahan pelaksanaan yang dapat menyebabkan kejadian tak terduga dan tidak diinginkan yang menjalankan instruksi buruk atau merusak pada sistem.
- Target of Evaluation : sistem, program, atau jaringan yang menjadi subjek keamanan analisis atau serangan.
Mengidentifikasi Berbagai Jenis Teknologi Hacking
Banyak metode dan alat untuk menemukan kerentanan, menjalankan exploit, dan sistem yang mencurigakan. Trojans, backdoor, sniffer, rootkit, exploit, buffer overflows, dan SQL Injection adalah semua teknologi yang bisa digunakan untuk hack sistem atau jaringan.
Tipe-tipe Hacker
Hacker dapat dibagi menjadi tiga kelompok: White Hats, Black Hats, dan Grey Hats. Biasanya ethical hacker masuk dalam kategori white-hat, tapi kadang-kadang mereka adalah mantan grey hats yang telah menjadi profesional keamanan dan yang menggunakan keahlian mereka dengan cara yang etis.
Tipe-tipe Ethical Hacking
Ethical hacker dapat menggunakan berbagai metode untuk melanggar
keamanan organisasi selama simulasi serangan atau uji penetrasi. Metode
yang paling umum diikuti :
- Remote NetworkUpaya hack jaringan jarak jauh mencoba mensimulasikan penyusup yang meluncurkan serangan melalui Internet. Ethical hacker mencoba untuk memecahkan atau menemukan kerentanan di luar pertahanan jaringan, seperti firewall, proxy, atau kerentanan router.
- Remote Dial-up NetworkRemote dial-up network hack mencoba untuk mensimulasikan penyusup yang meluncurkan serangan terhadap kolam modem klien. Pemanggilan perang adalah proses panggilan berulang untuk menemukan sistem terbuka dan merupakan contoh dari serangan semacam itu.
- Local NetworkHack jaringan lokal mensimulasikan seseorang dengan akses fisik yang mendapatkan akses tidak sah lainnya menggunakan jaringan lokal. Ethical hacker harus mendapatkan akses langsung ke jaringan lokal untuk meluncurkan jenis serangan ini.
- Stolen EquipmentStolen equipment mensimulasikan pencurian sumber informasi penting seperti laptop yang dimiliki oleh seorang karyawan. Informasi seperti nama pengguna, kata sandi, pengaturan keamanan, dan jenis enkripsi dapat diperoleh dengan mencuri laptop.
- Social EngineeringSocial engineering memeriksa integritas karyawan organisasi dengan menggunakan telepon atau komunikasi tatap muka untuk mengumpulkan informasi agar digunakan dalam serangan. Serangan rekayasa sosial dapat digunakan untuk memperoleh nama pengguna, kata sandi, atau tindakan pengamanan organisasi lainnya.
- Physical EntryPhysical entry attack mencoba untuk kompromi bangunan fisik organisasi. Seorang ethical hacker yang memperoleh akses fisik dapat menanamkan virus, trojan, rootkit, atau key logger perangkat keras (perangkat fisik yang digunakan untuk merekam penekanan tombol) secara langsung pada sistem di jaringan target.
Laporan Ethical Hacking
Hasil uji penetrasi jaringan atau audit keamanan adalah laporan etika
hacking. Laporan ini merinci hasil aktivitas hacking, jenis tes yang
dilakukan, dan metode hacking yang digunakan. Hasil ini dibandingkan
dengan pekerjaan yang dijadwalkan sebelum tahap Evaluasi Keamanan
Perilaku. Setiap kerentanan yang diidentifikasi rinci, dan tindakan
pencegahan disarankan. Dokumen ini biasanya dikirimkan ke organisasi
dalam format hard copy, untuk alasan keamanan.
Rincian laporan ethical hacking harus dijaga kerahasiaannya, karena mereka
menyoroti risiko dan kerentanan keamanan organisasi. Jika dokumen ini
jatuh ke tangan yang salah, hasilnya bisa menjadi bencana bagi
organisasi.




0 Response to "Perlunya Pengenalan Ethical Hacking untuk Hacker"
Post a Comment